Jumat, 02 Maret 2012

II. KEKUATAN PIKIRAN [MIND POWER]



Pendahuluan
Salah satu anugerah yang Allah berikan kepada kita, umat manusia, adalah dengan adanya suatu fasilitas yang dinamakan dengan sebutan pikiran [mind]. Kemampuan dan kebebasan kita menggunakan pikiran, menjadi salah satu hal yang mampu membedakan kita dengan mahluk lainnya, baik tumbuhan, hewan atau jenis mahluk lainnya yang ada di semesta ini. Tentunya kebebasan dalam menggunakan fasilitas pikiran kita adalah kebebasan yang diberikan oleh Penciptanya, atau dengan kata lain kebebasan yang ada batasnya.
v.jpgSebagai suatu anugerah, pikiran tersebut diberikan sebagai fasilitas potensial yang menuntut untuk digunakan atau diberdayakan. Penggunaan dan pemberdayaan pikiran itu tentunya haruslah sesuai dengan kemampuan, tujuan, fungsi atau kegunaannya. Sebuah fasilitas akan dapat kita peroleh manfaatnya apabila dipergunakan sesuai dengan kapasitas dan kapabilitasnya, dan tentunya dengan memahami bagaimana fasilitas itu dapat berfungsi dan bagaimana cara menjalankannya agar fasilitas atau sesuatu itu dapat berfungsi dengan baik. Demikian pula dengan pikiran kita, apabila kita mampu menggunakan dan memberdayakan sesuai dengan kapasitas, kapabilitasnya dan cara penggunaannya, maka pikiran tersebut akan betul-betul dapat kita rasakan manfaatnya sebagai anugerah luar biasa dari Allah.
Pikiran manusia memiliki kemampuan yang luar biasa. Tumbuhan, hewan atau mahluk lainnya tidak memiliki fasilitas pikiran seperti yang dimilki oleh manusia. Bila memang demikian, maka dimana kelebihan dan kehebatan pikiran manusia tersebut?
Pikiran adalah Kekuatan
Pikiran adalah kekuatan. Kekuatan untuk mengetahui, mengenal, membuat, merubah dan mewujudkan sesuatu dalam kenyataan kehidupan kita. Apakah benar sampai demikian hebatnya kekuatan pikiran kita itu?
Melalui kekuatan yang dimilikinya, pikiran akan mengenal dan mengetahui sesuatu berdasarkan data yang disimpan dalam ‘memory yang dimilikinya. Data yang dimiliki oleh pikiran adalah bersumberkan dari informasi yang diperoleh dan dikumpulkannya melalui indera yang dimiliki oleh manusia. Rentang waktu yang dilalui kehidupan kita memberikan berbagai pengalaman, peristiwa, perlakuan dan kejadian-kejadian yang semua itu akan tercerap, terekam dan tersimpan dalam pikiran sebagai data kehidupan kita.
Segala sesuatu yang ada dimulai dari pikiran. Pikiran kita memiliki kekuatan untuk merubah dan membuat sesuatu menjadi ada dalam kenyataannya. Bukan hanya merubah atau membuat sesuatu dalam bentuk benda tetapi juga sesuatu yang bersifat non benda atau berkaitan dengan mental dan keadaan atau situasi tertentu. Melalui kekuatan pikiran, kita bisa menghasilkan ilmu pengetahuan dan melahirkan tekhnologi. Banyak barang atau alat yang tercipta, yang dengannya telah dapat membantu kehidupan kita menjadi lebih baik dan maju.
Menyangkut mentalitas, pikiranpun mampu membuat perubahan terhadap perilaku, sikap dan kebiasaan kita. Pikiran mampu merubah dan mengganti kebiasaan buruk kita dengan kebiasaan yang lebih baik. Pikiran mampu untuk membentuk satu sikap dan perilaku seorang individu. Seorang pemabuk, misalnya, dapat berubah menjadi orang yang tidak mengkonsumsi alcohol lagi, setelah dia melakukan perubahan dalam cara berfikirnya. Atau seorang yang mengalami kegagalan dapat tampil menjadi sosok pribadi yang sukses, karena mampu melakukan perubahan dalam cara berfikir dan melakukan program ulang terhadap pikirannya.
Tentunya masih begitu banyak manfaat dan kelebihan yang dimiliki oleh pikiran, maka pantas Allah menempatkan pikiran sebagai satu anugerah khusus bagi kita, umat manusia yang diciptakan sebagai mahluk dengan kedudukan yang sempurna. Sudahkah anda menyadari tentang hal ini?

Bagian-bagian Pikiran
Pikiran kita adalah kekuatan kita. Pikiran kita bila dicermati ternyata memiliki beberapa bagian, dalam arti menyangkut fungsionalitas dan bukan materialitasnya. Pikiran manusia terbagi dalam dua bagian besar, yaitu bagian yang dinamakan dengan pikiran sadar [conscious mind] dan bagian yang dinamakan dengan pikiran bawah sadar [sub conscious mind]. Masing-masing bagian pikiran tersebut mempunyai kekuatan dan fungsinya masing-masing. Di antara pikiran sadar [conscious mind] dan pikiran bawah sadar [sub-conscious mind] ada bagian yang dinamakan dengan critical area.
Pikiran sadar [conscious mind] adalah bagian yang bertanggung jawab dalam melakukan tanggapan, analisa dan penyimpulan terhadap data dan informasi yang diterima. Pikiran sadar adalah pikiran yang logis, bekerja berdasarkan pertimbangan rasional. Oleh karena itu pikiran sadar sering juga dinamakan dengan pikiran rasional. Pikiran sadar menerima dan mengumpulkan data dan informasi dari indera yang dimiliki manusia dan sebagai tempat penyimpanan data sementara. Bila diumpamakan dengan computer, maka pikiran sadar adalah bagian, memory sementara.
Disamping kemampuan menerima, menyerap dan mengumpulkan data dan informasi, pikiran sadar juga memiliki kemampuan dalam menyaring dan memilih data, informasi dan tanggapan yang akan dilakukannya. Pikiran sadar adalah pikiran yang kita pergunakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, disaat bekerja, belajar atau dalam kegiatan lainnya. Pikiran sadar berjalan dalam kendali kesadaran kita, maksudnya adalah kesadaran kita memilki kendali dalam mengarahkan dan menggunakannya.
Pikiran bawah sadar [sub consciousmind] merupakan sisi lain dari pikiran yang kita miliki. Dalam area ini [sub-conscious mind], terbagi dalam  modern memory area yaitu bagian untuk menyimpan semua informasi, mulai dari dalam kandungan hingga lahir dan sampai sekarang. Selanjutnya bagian kedua adalah dinamakan primitive memory area, merupakan tempat menyimpan data yang bersifat pasif, termasuk informasi mengenai genetik, hasil dari proses pembelajaran dan pengkondisian. Area ini hanya akan aktif bila mendapat stimulus [rangsangan] yang spesifik.
Kekuatan Pikiran Bawah Sadar
Pikiran bawah sadar merupakan bagian terbesar dari pikiran yang kita miliki, yaitu hampir 90% bagian dari pikiran yang dimiliki dan sisanya 10% adalah pikiran sadar. Banyak ahli yang mengibaratkan bahwa pikiran bawah sadar kita bagaikan fenomena gunung es, dimana nampak yang muncul dipermukaan seperti kecil tetapi sesunguhnya dibawah permukaan yang tidak nampak dalam penglihatan, adalah sangat besar. Permukaan yang muncul dan nampak itu ibarat pikiran sadar, dan bagian yang tenggelam di bawah permukaan dan tidak nampak itu diibaratkan sebagai pikiran bawah sadar.
Pikiran bawah sadar bekerja dan berjalan dalam system yang tidak nampak nyata, tetapi hasil atau akibat yang dimunculkannya adalah sebagai sesuatu yang nyata. Berbeda dengan pikiran sadar dalam kemampuannya menyimpan data dan informasi, pikiran bawah sadar memilki kemampuan untuk menerima dan menyimpan semua data dan informasi yang diterima oleh indera yang disadari ataupun yang tidak disadari. Pikiran bawah sadar mampu menerima dan menyimpan data dan informasi dari dalam diri, atau bahkan dari lingkungan di luar diri manusia.
Segala pengalaman, dan peristiwa masa lalu kita terserap dan disimpan dalam pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar kita dapat diibaratkan sebagai gudang penyimpanan data dan informasi yang diterima, dialami atau diserap selama perjalanan hidup kita. Bila kembali mengambil perumpamaan dengan computer, maka pikiran bawah sadar kita adalah bagaikan REM-nya yang mempunyai kapasitas dan kemampuan menyimpan data melebihi kemampuan yang dimilki pikiran sadar [REM].
Pikiran bawah sadar tidak memiliki kemampuan memilih dan menilai terhadap data atau informasi yang diterimanya. Semua informasi yang masuk akan ditanggapi dengan cara yang sama. Pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan informasi yang bersifat nyata atau tidak, benar atau salah, sengaja atau tidak disengaja, hayalan atau kenyataan, semua diterima sebagai sesuatu yang benar dan nyata. Karena pikiran bekerja dalam memberikan respon atau tanggapannya berdasarkan informasi yang diterima, maka demikian pula informasi yang diterima akan ditanggapi oleh pikiran bawah sadar dengan cara yang sama tanpa kecuali. Pikiran bawah sadar tidak memperdulikan apakah tanggapan atau responnya tersebut baik atau tidak, menguntungkan atau merugikan atau apakah itu dikehendaki atau tidak.
Pikiran bawah sadar merupakan bagian yang bertanggung jawab terhadap sebagian besar gerak perilaku kehidupan kita. Badan kita dapat berfungsi karena adanya peranan besar dari pikiran bawah sadar. Apabila pikiran sadar dapat beristirahat, sedangkan pikiran bawah sadar tidak pernah dapat istirahat. Duapuluh empat jam dalam sehari terus bekerja, tak henti-hentinya. Pernahkah anda membayangkannya?
Coba kita renungkan dan rasakan detak jantung kita, aliran darah kita atau proses tumbuhnya rambut, gigi atau kuku kita. Siapa yang mengatur respon ketika kita berkedip, menguap atau hal lainnya. Pernahkah kita mencoba mencari tahu siapa yang bertanggung jawab  untuk menjalankan semua itu? Ya, bagian yang bertanggung jawab itu adalah pikiran bawah sadar kita [tentunya dengan kekuatan dari Allah juga pada hakekatnya]. Pikiran bawah sadar kita yang mengatur detak jantung, mengalirkan darah kita sampai ke arteri dan pembuluh vena, mengatur pertumbuhan kuku, gigi dan rambut.
Pikiran bawah sadar-lah yang mengatur bagaimana mata kita dapat berkedip dan menutup saat memberikan reaksi manakala ada rangsangan atau sesuatu yang mendekati mata kita. Semua hal itu telah terprogram dalam pikiran bawah sadar kita, dan tanpa harus diberi ‘komando’ atau dikoreksi terlebih dahulu, semuanya dapat berjalan dengan satu aturan yang canggih. Sadarkah kita akan semua itu?  Tidaklah berlebihan bila para ahli mengatakan bahwa sebenarnya pikiran bawah sadar kita bertanggung jawab terhadap 88% sikap dan perilaku yang kita miliki, sedangkan 12% sisanya adalah bagian dari pikiran sadar. Tahukah anda bahwa tulisan saya yang sedang anda baca sekarang ini akan terekam menjadi informasi dan data dalam pikiran bawah sadar anda?
Pikiran bawah sadar dapat diumpamakan sebagai juru masak di dapur pada sebuah rumah makan. Ketika kita memesan makanan di sebuah rumah makan, kita tinggal duduk, pesan menu dan makanan yang lezat sesuai pesanan akan tersaji di hadapan kita. Kita tidak pernah mau peduli dari mana dan bagaimana proses pembuatan makanan pesanan kita, yang penting kita pesan dan makanan tersaji untuk dinikmati. Tentu anda tidak perlu repot untuk ikut memasak dan menyajikan pesanan tersebut. Dapur merupakan tempat dimana proses ‘pesanan’ kita diolah dan ‘diwujudkan’ menjadi  bentuk sajian makanan.
Dalam kehidupan kitapun demikian adanya, pikiran bawah sadar adalah tempat dimana ‘pesanan’ diproses menjadi ‘kenyataan’. Tentu anda masih ingat, bahwa pikiran bisa merubah keinginan menjadi kenyataan, dan pikiran bisa mewujudkan tujuan anda.
Memang sungguh luar biasa pikiran kita, seperti ada yang mengatakan bahwa segala sesuatu dimulai dari pikiran. Ya, memang benar itu. Sesuatu yang tadinya tidak ada bisa jadi ada, pikiran memberikan daya kreatif sehingga mampu menggerakan tubuh kita dan melahirkan karya. Kekuatan pikiran telah mengantarkan manusia mampu menembus angkasa, menyelam lautan dan menerobos ke dalam bumi. Kekuatan pikiran yang dihasilkan otak manusia telah menjadikan manusia sebagai mahluk unggul di alam semesta ini.


Empowering Mind Power [Pemberdayaan Kekuatan Pikiran]
Pikiran manusia yang diwakili otak dalam bentuk fisiknya, hanya memiliki berat kurang lebih 1500 gram, walaupun secara fisik hanya merupakan bagian kecil organ dalam tubuh kita, tetapi dengan kekuatan pikiran yang dimilikinya kita mampu untuk menjelajah semesta dan merengkuh segala isinya. Kekuatan pikiran mampu menjangkau segalanya, seakan tidak ada waktu dan ruang yang membatasinya. Tak terhalang jarak, tak terbatas tempat dan tak terkurung waktu. Pikiran mampu menembus relung-relung yang paling jauh, menelisik sisi-sisi yang paling kecil, membawakan dan menyajikan fenomena dengan detail atau merangkum dan meramu segala sesuatunya menjadi persembahan mahakarya canggih.
Kekuatan pikiran tidak saja mampu merubah dan membuat sesuatu yang bersifat fisik tetapi juga dengan segala hal yang bersifat mental atau kondisi tertentu. Demikian pula dengan kekuatan yang dimiliki oleh pikiran bawah sadar kita. Seperti dalam paparan terdahulu, bahwa pikiran bawah sadar kita mampu mempengaruhi dan membentuk sebagian besar sikap dan perilaku kita. Kekuatan pikiran bawah sadar yang demikian dipahami sebagai sebuah potensi kekuatan yang dapat diberdayakan untuk membantu pencapaian dan perwujudan segala sesuatu yang kita inginkan dan kita harapkan.
Pemberdayaan kekuatan pikiran, khususnya pikiran bawah sadar dimaksudkan adalah upaya optimalisasi potensi yang dimiliki pikiran untuk tujuan pencapaian keinginan dan harapan kita menjadi kenyataan. Hal demikian didasari dengan kenyataan bahwa pikiran bawah sadar merupakan kekuatan yang mendorong dan menjadikan sesuatu muncul dalam kenyataannya. Banyak penelitian ilmiah modern yang telah membuktikan bagaimana kekuatan pikiran bawah sadar mampu mempengaruhi dan mampu merubah cara pandang, sikap, perilaku dan tindakan manusia. Perubahan sikap, perilaku dan tindakan tersebut dapat diarahkan untuk pencapaian perwujudan dari keinginan atau perubahan terhadap suatu keadaan.
Ilustrasi cerita berikut dapat dijadikan contoh untuk menjelaskan bagaimana kekuatan pikiran mampu merubah dan menentukan jalan hidup seseorang;  ada satu kisah tentang dua saudara kakak beradik yang terlahir secara kembar. Satu orang tumbuh besar dan menjadi seorang yang kecanduan alcohol [pemabuk berat]. Tetapi secara bertolak belakang dengan kondisi saudara satunya itu, anak yang satunya lagi dapat tumbuh dan besar menjadi seorang pengusaha yang sukses.  Ketika si pemabuk ditanya kenapa dia menjadi pecandu alcohol, dia hanya menjawab, “dulu ayah kami adalah seorang pemabuk”. Dan ketika si pengusaha sukses ditanya bagaimana sampai dia bisa sukses, dia menjawab sama seperti saudaranya juga, “dulu ayah kami seorang pemabuk”. Mereka memiliki kesamaan latar belakang keluarga, memiliki pengalaman hidup yang dilaluinya sama, masalah yang dibawa dalam kehidupannya juga sama, tetapi mereka mimiliki perbedaan dalam pilihan hidupnya.
Kedua saudara tersebut memiliki perbedaan pemikiran walaupun dilatarbelakangi oleh kesamaan pengalaman hidup yang dialaminya.  Salah seorang diantara mereka menjadikan bahwa ayahnya yang pemabuk menjadi contoh bagi dirinya dan menjadikan dirinya meniru seperti yang dilakukan oleh ayahnya, yaitu sebagai pemabuk.
Tetapi lain halnya dengan anak yang satunya lagi, walaupun memiliki pandangan yang sama tentang apa yang mereka alami sebagai sesuatu yang tidak baik bahwa kenyataannya ayah mereka adalah pemabuk, tetapi hal tersebut mampu mendorong dia untuk melakukan sesuatu yang berlawanan dengan apa yang dialaminya, hingga dia mencapai sebuah kesuksesan dalam hidupnya. Jadi, kenyataan ayahnya sebagai pemabuk disikapi dengan cara yang berbeda. Dia melakukan program terhadap pikirannya.
Perbedaan cara memandang dan hasil yang diperoleh oleh kedua saudara tersebut berbeda,walaupun latar belakang dan kenyataan pengalamannya sama, adalah karena mereka memiliki ‘cara berfikir’ yang berbeda. Yang satu memiliki cara berfikir negative sedangkan yang satunya memiliki cara berfikir yang positif.
Cara berfikir menjadi latar belakang dari munculnya sebuah kenyataan yang berbeda. Oleh karena itu, bagaimanapun titik pandang kita terhadap sebuah situasi akan tercermin dalam apa yang dilakukan atau dialami kita pada saat ini. Perilaku anda cerminan dari pikiran anda!
Dalam istilah lain, bahwasannya apa yang ada dalam pikiran kita akan dicerminkan dalam perilaku kita baik secara seluruhnya ataupun hanya sebagian kecilnya. Ini adalah suatu bentuk dari bagaimana proses cara berfikir yang kita lakukan akan membentuk bayangan dalam pikiran kita.
Gambaran-gambaran atau bayangan yang terbentuk dalam pikiran kita, dalam kenyataannya mampu mengendalikan perasaan yang kita alami seperti kesedihan atau kegembiraan. Sebagian dari perasaan yang muncul itu akan mendorong kita untuk melakukan suatu tindakan atau perilaku yang sesuai dengan  perasaan kita tersebut. Dan pada akhirnya tindakan-tindakan atau perilaku yang kita lakukan itu akan membuahkan hasil, apakah situasi yang menyenangkan seperti kesuksesan atau situasi yang tidak menyenangkan seperti kegagalan. Jadi, pikiran mempengaruhi perasaan, selanjutnya perasaan  mendorong untuk munculnya tindakan yang pada akhirnya akan memberikan akibat nyata berupa suatu kondisi yang dialami.
Bagaimanapun, pikiran yang pada dasarnya termasuk didalamnya kegiatan berfikir, akan memberikan akibat berupa refleksi dalam bentuk tindak nyata dan tindak atau perilaku tersebut akan memberikan hasil berupa akibat tertentu pada kehidupan kita. Pikiran mampu mempengaruhi perasaan, dan selanjutnya akan tercermin dalam tindakan. Oleh karena itu berhati-hatilah dengan pikiran anda.
Demikianlah kekuatan pikiran mampu membentuk cara pandang, sikap dan perilaku seseorang dan pada akhirnya mampu membentuk kehidupan seseorang. Peran yang dilalukan oleh pikiran bawah sadar adalah nyata, bagaimana data atau informasi berupa pengalaman yang dialami akan membentuk bayangan yang dipantulkan dalam kenyataan. Kenyataan bahwa kekuatan pikiran dan utamanya pikiran bawah sadar mampu merubah dan membentuk kenyataan, maka bagaimana agar kekuatan pikiran bawah sadar tersebut dapat membentuk atau mewujudkan sesuatu sesuai dengan keinginan kita, mungkinkah?
Pikiran Anda adalah Kekuatan Anda
Sebelum melanjutkan tulisan ini, saya ingin mengajukan satu pertanyaan ringan. Pernahkah anda mendengar atau menonton tayangan kisah dalam pentas atau film tentang kehebatan tokoh-tokoh seperti Superman, Spiderman atau tokoh local seperti Gatotkaca? Jawabannya, tentu pernah atau bahkan sering. Selanjutnya, tahukah anda apa sebenarnya yang membedakan antara mereka dengan kita dan apa yang pada dasarnya mereka miliki sehingga mereka begitu terkenal? Ya, yang membedakan mereka dengan kita adalah bahwa mereka memiliki kekuatan superpower, sebuah kekuatan yang luar biasa yang menjadikan tokoh-tokoh tersebut tidak terkalahkan dan dikenal sebagai superhero.
Sekarang apabila saya sebutkan urutan nama seperti Superman, Spiderman dan Anda, lalu pertanyaan yang sama saya ajukan, apa sebenarnya yang membedakan antara mereka dengan anda? Tentu jawabannya adalah bahwa mereka memiliki kekuatan superpower, sedangkan anda tidak memilikinya. Pembeda anda dengan mereka adalah kekuatan [power]. Apakah memang demikian? Apakah hanya para tokoh superhero saja yang memiliki kekuatan, sedangkan anda, saya, teman kita atau tetangga kita tidak memilikinya?
Tentunya bukan hanya para tokoh superhero saja yang memiliki kekuatan, pada adasarnya kita semua juga memiliki kekuatan, bahkan kekuatan kita jauh melebihi kekuatan yang dimiliki para tokoh tersebut. Mereka memiliki kekuatan superpower tetapi sayangnya itu semua hanya dalam cerita. Mereka bukan tokoh nyata seperti kita, melainkan hanya karya imajinasi kreatif manusia seperti kita. Kekuatan mereka tidak ada nyatanya, sedangkan kita memiliki kekuatan yang nyata. Kekuatan kita adalah kekuatan pikiran kita!
Kekuatan yang tidak terbatas, anugrah dari yang Kuasa. Tetapi kita terkadang tidak menyadarinya, karena kita selalu sibuk melihat keluar diri kita. Kita selalu membandingkan diri kita dengan yang lain, yang pada akhirnya sikap demikian akan menjadikan kita sebagai sosok yang imferior merasa rendah diri dibandingkan dengan yang lain. Padahal jika kita menyadari dan mengetahui bahwa kitapun memiliki kemampuan dan kekuatan seperti orang lain, tentu perasaan itu tidak akan muncul dan kita bisa berdiri tegak meraih kesuksesan hidup kita. Lalu kembali ke pertanyaan di atas, bagaimana agar kekuatan pikiran bawah sadar tersebut dapat membentuk atau mewujudkan sesuatu sesuai dengan keinginan kita, mungkinkah?
Ya, tentu kita mampu untuk itu, caranya adalah bagaimana kita membuat program dan pengendalian kekuatan pikiran dan terutama kekuatan pikiran bawah sadar agar dapat merealisasikan apa yang kita buat dalam program tersebut. Program tersebut berisi kinginan, dan tujuan yang hendak kita capai dan terwujud dalam kenyataannya. Tentu anda masih ingat kan, bahwasannya pikiran itu mampu mewujudkan mimpi menjadi bukti. Sekali lagi, pikiran mampu merubah mimpi jadi bukti! Bagaimana caranya?

Re-program Your Mind [Program Ulang Pikiran Anda]
Visualisasi dan affirmasi merupakan dua tehnik yang sudah lazim dipergunakan untuk melakukan upaya pemrograman pikiran. Visualisasi dalam arti sederhana adalah penggambaran secara mental tentang sesuatu yang anda inginkan untuk dirubah atau dicapai. Melalui penggambaran ini dimaksudkan sebagai upaya untuk mengirim dan memasukan data ke dalam pikiran bawah sadar. Ketika data dan informasi itu dapat diterima, maka pikiran bawah sadar akan melakukan proses untuk realisasinya. Demikian pula dengan affirmasi, yang secara singkat dapat diartikan sebagai pengulangan terhadap kalimat atau kata positif tertentu baik secara verbal maupun emosional. Pengulangan kalimat atau kata positif tertentu tersebut ditujukan untuk mengirim dan memasukan data kedalam pikiran bawah sadar agar dapat diterima dan selanjutnya diproses menjadi kenyataan.
Bagaimana pikiran bawah sadar dapat melakukan proses dari pesan yang diterimanya menjadi kenyataan adalah dengan adanya fasilitas alam yang tersedia yang dapat memberikan bantuannya. Fasilitas tersebut adalah apa yang dikenal dengan adanya hukum alam, kenyataannya hukum alam yang ada di semesta ini banyak ragamnya, dan yang berperan dalam hal ini adalah apa yang dinamakan hukum ketertarikan [law of attraction], ketersediaan, resonansi atau getar [vibration].
Melalui pemanfaatan hukum alam yang tersedia, pesan berupa keinginan kita akan diproses oleh pikiran kita menjadi kenyataan. Mungkin sebagai ilustrasi untuk menggambarkan bagaimana sesuatu pesan dapat diproses menjadi sesuatu yang nyata adalah seperti proses yang berlaku dalam penyiaran televisi. Ketika ada siaran, studio mengambil gambar dan suara model atau kejadian tertentu, kemudian menyebarkannya melalui pemancar. Signal yang terpancar lewat pemancar tersebut, diterima dan diubah oleh pesawat televisi menjadi gambar dan suara. Dari pesan yang berupa rekaman gambar dan suara, dipancarkan berupa signal dan akhirnya dapat ditangkap dan ditampilkan berupa gambar dan suara sama seperti yang terekam di studio. Tetapi tidak selamanya rekaman di studio dapat ditampilkan sama persis di pesawat televisi penerima. Hal tersebut tergantung pada kuat atau tidaknya signal yang dikirim dan kondisi cuaca yang ada atau kondisi pesawat tv sebagai perangkat penerimanya.
Kekuatan pikiran bawah sadar kita mampu menerima pesan dan merubahnya menjadi kenyataan, tetapi seperti ilustrasi diatas, bahwa ada kekuatan lain yang dapat memperkuat dan melemahkan atau merusak proses perwujudan pesan yang anda buat. Kekuatan tersebut adalah apa yang dinamakan keyakinan [beliefs], keinginan [will power] dan cara bagaimana anda menggunakan pikiran anda.
Apabila keinginan anda kuat, maka anda akan memiliki kesungguhan dan konsentrasi yang kuat. Keinginan yang kuat menjadi kekuatan pendorong untuk terwujudnya sesuatu. Tetapi keinginan yang kuat akan tidak memiliki kekuatan andai anda tidak memiliki keyakinan. Ya, keyakinan pada upaya anda, keyakinan bahwa dengan qudrat dan irodat  Allah bahwa pikiran kita dapat mewujudkan keinginan kita. Mungkin anda akan berkata, “apa benar begitu?”. Nah, ketika anda berkata demikian, maka sesungguhnya anda telah ‘membentuk’ kegagalan dalam pikiran anda, seolah-olah anda mengirim pesan bahwa pikiran anda tidak akan memiliki kemampuan untuk mewujudkan keinginan atau tujuan anda.
Jadi, keyakinan [beliefs] yang anda miliki dapat menjadi kekuatan pendorong tapi juga akan menjadi kekuatan yang melemahkan. Keyakinan anda akan mendorong keinginan anda untuk dapat memperoleh apa yang menjadi tujuan anda.
Keyakinan dan keinginan kuat akan terbentuk melalui cara berfikir yang positif. Seperti kita ketahui bahwa cara berfikir yang dilakukan seseorang dapat dikategorikan dalam dua bentuk yaitu cara berfikir positif yang akan menghasilkan pikiran positif [positive thinking] dan cara berfikir negative yang akan menghasilkan pikiran negative [negative thinking]. Pikiran positif akan melahirkan kekuatan yang mendukung, sedangkan pikiran negative akan menjadi penghambat bahkan menjadi perusak proses yang dijalankan pikiran anda dalam perwujudan keinginan anda, bahkan dalam kehidupan anda.
Apabila memang pikiran kita, melalui kekuatan pikiran bawah sadar, mampu merealisasikan keinginan dan tujuan yang hendak kita raih, terwujud dalam kenyataannya, berarti kita tidak perlu melakukan usaha apapun hanya tinggal duduk tenang dan menanti keinginan itu terwujud? Bukankah begitu? Tentu pertanyaan itu ada dibenak anda. Lalu, apakah memang demikian? Tentu tidak. Kita akan tetap memerlukan usaha dan tindakan apapun yang diperlukan untuk mewujudkan keinginan dan tujuan kita. Kekuatan pikiran kita akan mengarahkan dan menghubungkan kita dengan berbagai sumber dan pihak yang akan membantu terwujudnya kekuatan dan keinginan kita tersebut. Masih ingatkah anda bahwa pikiran kita bekerja dengan memanfaatkan hukum-hukum alam yang ada di semesta ini?
Dengan kekuatan pikiran kita, maka tujuan atau keinginan kita akan lebih mudah dan cepat diwujudkan. Kekuatan pikiran kita tidak ‘sim salabim’ mewujudkan keinginan dan tujuan anda, semua itu ada prosesnya, dan usaha merupakan bagian dari proses.  Sebagai suatu proses, maka usaha kita akan diarahkan, dibingbing dan dihubungkan dengan berbagai sumber dan pihak yang kita perlukan oleh kekuatan pikiran kita. Hasil yang akan muncul berupa pencapaian tujuan atau terpenuhinya keinginan adalah dalam satu cara atau kondisi yang terkadang kitapun tidak menyangka dan seolah-olah tidak menyadarinya. Disinilah perbedaannya, usaha yang didasarkan oleh kekuatan pikiran yang terprogram dan yang hanya dilakukan oleh karena hanya adanya dorongan untuk memenuhi kebutuhan semata.
Mungkin dalam kehidupan nyata, anda pernah mendengar atau mungkin mengucapkan kalimat seperti berikut:’………pakai otak, dong!’   Nah, apa sesungguhnya makna dibalik ucapan yang nampak konyol tersebut? Mungkin maksudnya agar apa yang kita kerjakan atau lakukan dapat lebih memberikan hasil yang maksimal. Bukankah bekerja dengan otak [pikiran] akan menunjukan perbedaan pencapaian bila dibandingkan dengan kerja dengan otot semata? Bekerja dengan otak [pikiran] akan lebih efektif, efisien dan produktif dan hasilnya akan lebih memuaskan. Benar kan?
Visualisai dan afirmasi akan memberikan hasil yang significant [nyata] apabila dajalankan sesuai dengan proseduralnya. Yaitu dalam kondisi anda tenang, rileks dan dilakukan secara kontinyu, maksudnya anda melakukan pengulangan dari upaya anda itu, tidak hanya sesekali atau sesaat saja.
Pikiran bawah sadar akan menerima sebuah informasi untuk diproses dalam perwujudannya apabila pesan itu dapat diterima dan dianggap benar. Benar disini bukan kaitannya dengan isi atau kandungan [content] dari pesan, karena pikiran bawah sadar seperti paparan diatas, tidak membedakan sesuatu pesan itu benar atau salah, hayalan atau kenyataan, semua dapat diterima. Dianggap benar dimaksudkan adalah memiliki kekuatan untuk diterima, dan untuk dapat memiliki kekuatan tersebut maka pesan yang dibentuk harus dikirim secara berulang dan terus menerus. Pengulangan ini dimaksudkan untuk menanamkan pesan dalam pikiran bawah sadar, dan setelah tertanam pikiran bawah sadar akan memproses dengan cara yang tidak dapat kita lihat secara langsung, tetapi hasilnya adalah suatu kenyataan.
Kondisi tenang dan rileks biasanya dapat dicapai disaat kita melakukan relaksasi atau dalam kondisi meditasi. Tentu istilah meditasi banyak ragam makna dan pemahamannya, terlebih istilah meditasi pada awalnya ada kaitannya dengan laku ritual keyakinan atau agama tertentu. Tetapi penggunaan istilah meditasi disini adalah pemaknaan yang lebih luas dan tidak berkaitan dengan pemaknaan ritual agama tertentu. Meditasi seperti terminology yang diberikan ilmu pengetahuan modern, adalah kaitannya dengan kondisi mental psikologis tertentu sebagai sebuah tehnik untuk mencapai kondisi nyaman, rileks dan penuh konsentrasi.
Banyak tehnik dan cara untuk melakukan meditasi. Tetapi yang utama adalah tujuan yang ingin dicapai dalam kondisi meditasi yaitu konsentrasi, relaksasi dan suasana kontemplatif. Memang pada masa lalu meditasi merupakan sesuatu yang sulit dilakukan dan memakan waktu yang lama. Metoda modern dengan hasil penelitian ilmu pengetahuan ilmiahnya telah menemukan cara yang cepat dan mudah untuk mencapai kondisi meditatif, yaitu dengan ditemukannya tehnologi ‘brainwave entrainment’.
Brainwave entrainment
Tehnologi ‘brainwave entrainment’ secara sederhana dimaksudkan sebagai metoda manipulasi gelombang otak dengan memberi stimulus berupa bunyi yang dihasilkan dari penemuan dan rekayasa tehnologi suara [tones] tertentu sehingga merangsang otak untuk menghasilkan gelombang otak tertentu sesuai dengan keinginan kita. Gelombang otak yang dihasilkan dari stimulus yang diberikan adalah berupa gelombang otak dalam frekwensi tertentu, sesuai dengan yang diinginkan misalnya untuk mencapai kondisi seperti dalam keadaan yang dicapai saat meditasi. Gelombang otak yang muncul dari stimulus yang diberikan tersebut, dinamakan dengan istilah ‘binaural beats’.
Melalui penemuan tehnologi ‘brainwave entrainment’, maka meditasi merupakan sesuatu yang tidak memberikan kesan sulit, lama atau ‘seram’ lagi. Untuk mencapai kondisi meditatif ringan misalnya, dengan cara tradisional bisa dicapai dalam waktu yang lama mungkin bertahun-tahun dan disertai dengan kondisi ‘prihatin’, tetapi dengan menggunakan tehnologi rekayasa binaural beats, untuk mencapai kondisi alpha [meditasi ringan] hanya dibutuhkan waktu dalam hitungan menit saja [antara 15 sampai dengan 30 menit] dan tidak perlu masuk dalam kondisi laku yang ‘memprihatinkan’ seperti para petapa dimasa lalu. Anda bisa melakukakannya ditempat yang nyaman, seperti diatas springbed di kamar anda. Lagi-lagi bukti bahwa bagaimana kekuatan pikiran mampu menghasilkan sesuatu yang membuat segalanya jadi mudah. Masihkah anda meragukan kekuatan pikiran anda?
Raihlah Tujuan Anda Sekarang!
Menurut  teori komunikasi, bahwa pesan yang tidak jelas akan melahirkan tanggapan yang tidak jelas pula atau akan memunculkan bias sehingga maksud yang dituju menjadi samar atau tidak jelas. Demikian pula dengan upaya kita melakukan program terhadap pikiran bawah sadar melalui tehnik visualisasi dan affirmasi. Pesan yang dibuat berupa tujuan yang kita ingin capai, haruslah jelas dan focus. Tujuan yang dibuat bisa secara khusus atau memiliki cakupan luas, tetapi semua tujuan itu harus jelas dan terukur. Memiliki sifat kebendaan atau tentang suatu keadaan. Apakah tujuan yang ingin anda raih?
Anda memiliki tujuan ingin menjadi orang kaya, umpamanya. Itu sebuah tujuan, tetapi tujuan yang masih bias, tidak terukur dan ngambang. Apa batasan dari istilah orang kaya tersebut? Buatlah tujuan yang jelas dan terukur. Misalnya anda membuat program dengan tujuan memiliki sebuah mobil, maka anda harus membuat gambaran mentalnya secara rinci misalnya merek apa, jenis apa, warna apa dan keluaran tahun berapa. Disamping kejelasan dan dapat terukurnya suatu tujuan, hal lainnya yang penting adalah tetap harus realistis. Mengapa demikian? Karena dengan tetap menjaga ke-realistisan, kejelasan dan keterukuran sebuah tujuan, proses perwujudannya akan lebih cepat terlaksana.
Umpamanya, mungkinkah seorang [maap] pengangguran dapat menjadi milyarder? Walau mungkin, tapi secara realistis hal itu adalah sesuatu yang sulit. Bisa saja orang tersebut menjadi milyarder jika terlebih dahulu dimulai dengan orang tersebut mendapat pekerjaan atau usaha, lalu melakukan proses peningkatan penghasilannya sampai mencapai posisi seorang milyarder. Mungkin juga karena menerima hibah atau waris.  Jadi, tujuanpun harus dibuat dengan tidak mengesampingkan akal sehat anda.
Nah, apa sebenarnya tujuan anda dalam hidup ini? Apa keinginan anda yang ingin anda raih dan wujudkan dalam kehidupan anda? Kehidupan yang bagaimana yang ingin anda jalani dan nikmati? Hidup penuh kebahagiaan, berlimpahnya harta kekayaan, suksesnya karir dan usaha anda, kesehatan dan kesetiaan pasangan anda, ketenangan dan keimanan yang kuat, atau malah anda belum memiliki tujuan yang jelas? Apakah anda penuh dengan keyakinan dan percaya diri, atau anda penuh dengan keresahan, kecemasan, ketakutan dan tidak memiliki kepercayaan pada diri anda sendiri?
Apakah anda memiliki kemampuan untuk mewujudkan keinginan anda, atau anda masih meragukan kemampuan anda? Apakah anda memiliki kemauan untuk melakukan perubahan, atau anda sudah merasa nyaman dengan keadaan anda sekarang? Apakah anda memiliki keberanian untuk melangkah atau selalu merasa tidak siap untuk menghadapi kemungkinan yang akan muncul? Apakah anda yakin bahwa matahari akan muncul hari esok ? Apakah impian itu anda anggap tidak bisa anda wujudkan? Sadarkah anda bahwa anda ada karena diadakan?
Tahukah anda bahwa Allah menciptakan anda dengan disertai bekal bagi anda untuk menjalani kehidupan ini? Tahukah anda bahwa alam semesta dan segala sesuatunya ada untuk membantu anda? Apa yang anda tunggu? Bukankah waktu terus berjalan dan tidak mau menunggu? Kalau tidak sekarang, kapan lagi anda mau memulai?
Sekarang, ya sekaranglah saatnya anda memulai. Memulai membangunkan raksasa yang tertidur dalam diri anda. Memulai untuk membangunkan kekuatan yang menjadi anugrah sang Pencipta. Memulai untuk memanfaatkan kekuatan yang maha dahsyat. Sekaranglah saat yang tepat bagi anda untuk menggunakan kekuatan pikiran anda! PIKIRAN ANDA! Mulailah dengan pikiran anda dan bergeraklah menuju tujuan yang ingin anda raih. Sudahkah anda memilih dan menetapkan tujuan yang jelas yang ingin anda raih dalam kehidupan anda? Tetapkan sekarang juga!
Sekarang kita telah mengetahui bagaimana hebatnya kekuatan pikiran yang kita miliki. Sebagai sebuah kekuatan, maka tergantung kepada kita sebagai pemiliknya, apakah kekuatan itu akan digunakan untuk kemaslahatan hidup atau justru untuk maksiat dan kerusakan. Pilihan terletak pada anda sendiri!
Akhirnya, mengetahui dan memahami cara kerja pikiran kita dan unsur-unsur yang dapat menunjang dan merusaknya, adalah sebuah upaya yang harus kita tempuh agar kita mampu memberdayakan kekuatan pikiran kita untuk mewujudkan keinginan dan tujuan kita tercapai dan menjadikan hidup kita lebih baik. Mulailah untuk menguasai dan mengendalikan pikiran anda. Bukanlah hal yang sulit untuk semua itu, dimulai dengan keyakinan dan kemauan maka segalanya dapat anda lakukan.  Open your  mind!


……….kuasai pikiran anda, maka anda akan menguasai kehidupan anda……….


---------oooOooo--------

Terimakasih,
Mokhamad M. Dodi

3 komentar: