Segala sesuatu yang nampak ada pada dasarnya dimulai dari pikiran. Pikiran kitalah yang menjadikan segala sesuatunya ada. Tetapi bukanlah itu berarti bahwa pikiran menjadi 'pencipta', melainkan dalam makna bahwa pikiran kita mempunyai kekuatan untuk menjadikan sesuatu itu 'ada'. seperti halnya tulisan yang sedang anda baca pada halaman muqadimah blog ini. Pada awalnya tidak ada, tetapi dengan dukungan keinginan memiliki satu media untuk berbagi 'cerita', mendorong kekuatan pikiran [mind power] saya memfasilitasi terwujudnya blog ini.
Kekuatan pikiran kita merupkan suatu potensi sebagai salah satu anugerah dari Sang Pencipta, Allah swt. Tentu kita setuju, bahwa semua mahluk manusia yang 'hidup' dan memiliki otak, tentu memiliki pikiran. Ya, yang memiliki otak, karena tidak mungkin memiliki pikiran andai tidak memiliki otak. Walaupun mungkin bisa saja, memiliki otak tapi tidak memiliki pikiran! Otak dan pikiran merupakan dua hal yang saling berkaitan dan saling melengkapi, seperti dua unsur yang terkadang dalam kondisi tertentu sering diberi pengertian sebagai satu hal yang sama pemaknaannya. Mungkin secara sederhana dapat diibaratkan bahwa otak adalah mesin dan pikiran adalah kemampuan [power] dari mesin tersebut. Otak sebagai media tempat 'proses' berjalan dan pikiran adalah 'output' atau hasil dari proses tersebut.
Sebuah mesin [engine] pasti memerlukan sumber daya [power atau bahan energy] agar dapat berproses dan menghasilkan output. Tanpa ada daya [power] atau bahan bakar sebagai sumber enrgy-nya, mesin pasti tidak akan dapat bekerja. Nah, apabila otak itu sebagai mesin dan pikiran itu sebagai output-nya, maka apa yang menjadi sumber energy atau bahan bakar dari mesin [otak] tersebut? Akal, ya kekuatan akal merupakan sesuatu yang mampu menggerakakan mesin otak hingga dapat berproses dan menghasilkan output [pikiran]. Tanpa adanya kekuatan akal, tidaklah mungkin otak kita dapat berproses menghasilkan kekuatan dan kemampuan pikiran......
Jadi, akal, otak dan pikiran merupakan rangkaian 'kekuatan [energy and power] dalam diri kita pada bagian atas tubuh atau kepala kita. Tentu ini pemaknaan yang amat sederhana, tetapi pada dasarnya kita menyadari, mengetahui dan mengakui bahwa kita memiliki kekuatan yang muncul dari akal, otak dan pikiran kita!
Kemampuan kita untuk mengenali dan memberdayakan kekuatan [energy] tersebut adalah hal yang diharapkan akan dapat menjadi wahana dalam upaya peningkatan taraf kehidupan dan kesejahteraan kita, pencapaian keiinginan dan raihan dari tujuan yang dicita-citakan.
Salah satu langkah yang dapat kita lakukan dalam upaya pemberdayaan kekuatan yang kita miliki, adalah dengan memiliki kemauan yang kuat [will power], kesungguhan [dicipline], keyakinan dan pikiran yang positif.
Better late than never. Semoga ini lembar awal untuk suatu yang berkesinambungan. Mohon maaf atas segala kekurangannya, dan terimakasih untuk dapat tetap mengunjungi 'gubuk' ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar